[Sejarah] [Tujuan] [Struktur Organisasi]
 
 

KALENDER S2W

M S S R K J S
24 25 26 27 28 29 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
 
ATRIBUT S2W

 

KONSULTASI

MODIFIKASI

PERFORMANCE

TROUBLESHOOTING

AKSESORIS

SUKU CADANG

REVIEW

 
RAMBU-RAMBU
 
MOTOR S2W
 
DOWNLOAD
 
SPARE PART
 
SPONSOR
 

 
 
MAILING LIST

SUZUKI-2WHEELS

 

S2W ON TV

Motomania ANTV

Tour D'Lampung ANTV

SOTR TRANS 7

 

SITE LINK

MOTOR PLUS

OTOMOTIF

OTOTREND

AUTOCLUB

SAFT7

OTOMOTIX

OTOGENIK

 

BROTHER LINK

 

WEB STATISTIK S2W

 
 
 

KALENDER S2W

M S S R K J S
24 25 26 27 28 29 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
 
ATRIBUT S2W

 

KONSULTASI

MODIFIKASI

PERFORMANCE

TROUBLESHOOTING

AKSESORIS

SUKU CADANG

REVIEW

 
RAMBU-RAMBU
 
MOTOR S2W
 
DOWNLOAD
 
SPARE PART
 
SPONSOR
 

 
 
MAILING LIST

SUZUKI-2WHEELS

 

S2W ON TV

Motomania ANTV

Tour D'Lampung ANTV

SOTR TRANS 7

 

SITE LINK

MOTOR PLUS

OTOMOTIF

OTOTREND

AUTOCLUB

SAFT7

OTOMOTIX

OTOGENIK

 

BROTHER LINK

 

WEB STATISTIK S2W

 
 
ARTIKEL S2W

Seting Ulang Gigi Rasio Hubungan Pelek dan Rasio
Article Date:
Source: Motor Plus Online

Penggila adu kebut bahkan penggemar modifikasi, suka mengganti lingkar roda skubek alias skuter bebek. Entah pakai yang lebih besar ataupun lebih kecil. Alasannya buanyak! Bisa karena ikuti virus alias tren modif, atau semata mengejar akselerasi.

Photobucket

“Tapi, ketika lingkar roda (pelek) sudah berubah, harus ada yang disesuaikan lagi. Salah satunya, gigi rasio,” ujar Nanang Gunawan, pemilik MCC Motorsport di Jl. Batu Ampar I, No. 100, Condet, Jakarta Timur.

Karena menurut pria yang paham luar kepala soal rasio sekaligus bikin gigi rasio ini, perhitungan motor berlari bakal berbeda. Ya! Beda ketika pakai lingkar roda 14 inci diubah jadi 17 inci. Begitu juga sebaliknya.

Photobucket

“Terlihat jelas, ketika motor itu berakselerasi. Dalam kondisi mesin standar ataupun bore up, lingkar roda 14 inci akan lebih cepat daripada pelek 17 inci,” tambah pria yang katanya udah banting tulang riset gigi rasio untuk pasukan tim balap Suzuki ini.

Photobucket

Namun akibat penggantian dari roda kecil jadi besar tetap akan berisiko. “Akselerasi lebih berat tapi top speed akan lebih tinggi,” timpal Cokky, pemilik JP Racing Bintaro. Doi ini, juga kerap main skubek di balap pasar senggol. So, paham juga soal rasio.

Maka itu kedua pria ini menyarankan ketika mesin sudah bore up dan lingkar roda diganti, rasio harus diubah. Jangan cuma ganti roller aja. Bisa pakai rasio lebih enteng atau berat, tergantung kebutuhan.

Tapi ketika menaikan atau menurunkan rasio, kagak boleh sembarang! Apalagi di skubek! Kalau di bebek atau sport, ada final gear buat transfer daya. Tapi buat skubek, ada rolleryang juga berfungsi mirip final gear.

“Perhitungan lainnya, pastikan power mesin. Tenaga mesin besar, tentu beda dengan tenaga mesin kecil,” sahut Nanang yang tengah riset gigi rasio buat skubek juga. Ya! Logikanya, tenaga mesin besar tentu bisa menghantar motor lebih cepat sampai target ketimbang mesin kecil. Pakai rasio terlalu enteng, nafas motor jadi lebih cepat habis.

Photobucket

Pakai rasio berat, buat awalan motor jadi lebih lama. Bingung? Jangan! Nih, kita coba hitung bareng aja yuk!

Ambil contoh di Yamaha Mio. Gigi rasio standar skubek pabrikan garputala ini, pakai 13/40 mata. Ketika pakai pelek 14 inci, maka perhitungan rasio menjadi 13/10=14/X. Maka X = 43,076. Nah, begitupun ketika skubek sudah ganti ban 17 inci. Hitungan X harus 43,076.

Soalnya kalau pakai 17 inci namun rasionya sama. Angka jadi bertambah besar alias berat. Ya, 13/40=17/X X = 52,307. Nah, ini penyebabnya skubek lambat berlari ketika ganti pelek lebih besar namun top speed tetap lebih besar.

Nah, biar lebih mantap alias lari melaju. Enggak salah kalau ganti rasio sesuai. Di pasaran, sudah mulai ada gigi rasio aftermarket. Harga jual, mulai dari Rp 350 ribuan, tergantung merek.

Tanpa sebut merek, ada dua gigi rasio ditawarkan. Ya, ukuran 15/40 mata dan 15/39 mata. Kedua rasio ini, bisa menjawab kekurangan skubek berpelek 17 inci. Itu karena perhitungan rasio, rada mirip dengan gigi rasio standar.

Hitung? Oke! 15/40=17/X jadi X = 45,333. Tapi kalau mau lebih enteng lagi, silakan pakai yang ukuran 15/39. Karena hasilnya, 15/39=17/X maka X = 44,155. Begitunya, putaran roda lebih besar, biar akselerasi juga lebih sip!

Mantap!

 LATEST ARTICLE

[Info] - 19 Dec 2014 04:37:15
Aman Enggak Ban Tipe Tube Jadi Tubeless?
[Info] - 19 Dec 2014 04:34:20
Pakai Ban Balap Aman Gak Sih
[Modif] - 19 Dec 2014 04:27:27
Suzuki GT Jogja Dimodif Cafe Racer
[Info] - 19 Dec 2014 04:24:26
Saling Tukar Pelek Palang
[Tips] - 18 Dec 2014 09:43:50
Cek Kondisi Rantai Setelah Turing
[Tips] - 07 Jun 2011 03:29:48
Karat di Motor Kesayangan? Bukan Masalah!
[Tips] - 18 Mar 2011 09:12:50
Atasi Mesin Overheat Dengan Satu Sendok Teh Oli
[Tips] - 16 Feb 2011 03:01:31
Tips dan Trik Membeli Motor Bekas
[Info] - 18 Jan 2011 03:59:34
Karat Bikin Baut Susah Dilepas
[Info] - 18 Jan 2011 03:57:56
Periksa Accu dan Kiprok
 
LOKASI KOPDAR
S2W Jakarta
S2W Bogor 
S2W Banten BSD
S2W Banten Citra
 
 
 
POLLING
 

:: Copyright ©2003 SUZUKI-2WHEELS Team
 

Host : 54.163.40.152 Port : 
Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)